Yamaha

Sektor-sektor yang Bisa Bertahan dan Berkembang di Masa Pandemi

  Jumat, 22 Januari 2021   Editor
Presiden Joko Widodo. (Setneg.go.id)

JAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Presiden Joko Widodo menyebut terdapat tiga sektor yang dapat bertahan dan terus berkembang di masa pandemi Covid-19. Ketiganya adalah sektor pangan, farmasi dan rumah sakit, serta teknologi jasa keuangan dan pendidikan.

Ketiga sektor tersebut disinggung olehnya saat menjadi pembicara kunci dalam Kompas100 CEO Forum Tahun 2021 pada Kamis (21/01/2021), secara virtual dari Istana Negara, Jakarta.

“Kalau ada yang bertanya, industri apa yang akan bertahan dalam situasi COVID-19 ini? Kalau saya melihat, ini perlu terus kita kembangkan: Satu, pangan. Kedua, farmasi dan rumah sakit. Tiga, teknologi jasa keuangan dan pendidikan,” ucapnya, dilansir dari laman Setkab.go.id.

Terkait hal tersebut, Jokowi menyampaikan peluang yang akan dihadapi dan diupayakan Indonesia dalam jangka menengah beberapa waktu mendatang.

Peluang sekaligus tantangan pertama yang akan dihadapi ialah dari sektor pertanian dan pangan. Presiden mengatakan, solusi bagi barang-barang pangan substitusi impor saat ini harus segera dicari dan diselesaikan.

“Saya hanya ingin menggarisbawahi tentang komoditas barang-barang pangan kita yang masih impor. Barang-barang substitusi impor ini harus segera kita selesaikan. Gula masih impor jutaan padahal kita memiliki lahan dan resource. Kedelai kita juga memiliki lahan yang luas. Jagung masih impor jutaan ton juga perlu diselesaikan,” kata dia.

Sementara dari sektor farmasi dan rumah sakit, dia melihat bahwa sebanyak kurang lebih 80-85 persen kebutuhan akan alat-alat dan obat-obatan masih harus diimpor Indonesia.

Oleh karena itu, sebagai upaya jangka menengah ke depan, Jokowi mengajak para CEO dan dunia usaha untuk dapat merancang sebuah bentuk kolaborasi yang dapat menghubungkan para pihak berkepentingan baik kecil maupun besar untuk mengupayakan komoditas pengganti impor tersebut.

Selain itu, Jokowi menilai, Indonesia juga memiliki peluang besar dalam membangun industri kendaraan listrik di mana negara kita memiliki sumber daya yang besar terkait hal itu. Apabila seluruh pihak mau berkolaborasi, Jokowi yakin hal tersebut akan memberi kontribusi besar bagi negara.

“Saya kira peluang-peluang seperti ini harus kita lihat dan didorong agar segera bisa kita laksanakan dan memberikan kontribusi yang besar bagi negara,” ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar