Yamaha

Jumlah Orang Miskin Jabar Naik, Ini Respons Ridwan Kamil

  Selasa, 26 Januari 2021   Republika.co.id
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

BANDUNG, AYOPURWAKARTA.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan ada kenaikan tingkat kemiskinan yang terjadi di sejumlah kabupaten/kota. Kemiskinan itu, sebagai akibat dari pengaruh pandemi Covid-19 terhadap sektor perekonomian.

Ridwan Kamil mengatakan, dari 27 kota kabupaten peningkatan kemiskinan terjadi di 19 daerah dengan ukuran Indeks Kedalaman Kemiskinan. Yang paling signifikan terjadi di lima kabupaten kota meski tidak diiringi dengan data yang detail.

“Jumlah orang miskin makin meningkat paling banyak di Kabupaten Kuningan, di Indramayu, Sumedang, Kabupaten Cianjur dan Kota Cirebon,” ujar Ridwan Kamil, Senin (25/1/2021). 

Di luar dari itu, menurut Emil, mayoritas tingkat kepatuhan warga Jawa Barat dalam menerapkan protokol kesehatan berada di angka 80%. Angka itu berdasarkan monitoring aplikasi BNPB dan Kementerian Kesehatan.

Namun, kata dia, secara spesifik ia menyebut wilayah yang paling patuh memakai masker adalah Kota Bandung dengan 90%. Sedangkan yang paling tidak patuh memakai masker adalah Kabupaten Pangandaran dengan angka 56%. 

Kemudian, kata dia, yang paling patuh menjaga jarak ada di Kabupaten Bandung dengan 89%, yang tidak patuh kota adalah Kota Tasikmalaya dengan 63%.

“Tingkat kepatuhan secara seluruh provinsi, alhamdulillah ini baik, perlu dijaga dan ditingkatkan. Memakai masker ada 80%, begitu pula menjaga jarak 80%. Minggu lalu naik turun di 50%. saya apresiasi petugas, termasuk yang melaporkan via aplikasi,” katanya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar