Yamaha

Satgas Targetkan Covid-19 Beres 17 Agustus, Epidemiolog: Oke Saja, tapi Harus Realistis!

  Selasa, 16 Februari 2021   Suara.com
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo menyatakan pihaknya menargetkan Indonesia terbebas dari Covid-19 saat hari kemerdekaan 17 Agustus 2021.

Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menyebut penerapan 3T dan 5M di Indonesia masih sangat minim bahkan anjlok dalam beberapa pekan terakhir sehingga target itu sangat jauh dari kenyataan.

"Jadi saya kira membuat target oke saja tetapi harus realistislah, apalagi data kita jauh dari memadai, bagaimana membuat target yang tepat kalau peta situasinya saja tidak memadai, itu saja sudah bisa menjawab bahwa itu tidak realistis," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Selasa (16/2/2021).

Dicky menyebut jumlah kasus aktif menurun karena angka testing juga anjlok, bukan berarti penanganan pandemi covid-19 semakin membaik, sementara angka kematian masih tinggi.

"Ini menunjukkan kita gagal sekaligus kebobolan dalam mendeteksi kasus secara awal dan cepat," tegasnya.

Program vaksinasi yang terus dikebut pemerintah juga belum bisa dinyatakan berhasil karena belum terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity di Indonesia.

"Orang yang divaksin pun belum 100 persen bisa mencegah penularan, karena ada waktu untuk mencapai kekebalan komunal itu," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menargetkan Indonesia bisa bebas dari pandemi Covid-19 pada Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2021.

“Target kita adalah pada perayaan 17 Agustus yang akan datang, maka kita betul-betul harus bebas dari Covid-19. Artinya Covid-19 dalam posisi yang bisa dikendalikan,” kata Doni dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Minggu (14/2/2021) kemarin.

Doni optimistis karena dalam sepekan terakhir telah terjadi penurunan angka kasus aktif atau orang positif corona yang masih dalam perawatan.

“Pada seminggu yang lalu angka kasus aktif kita 176 ribuan orang, baik OTG, bergejala ringan, sedang, berat, bahkan kritis. Namun, dari data Satgas kemarin, kasus aktif sudah turun 161 ribu orang. telah terjadi penurunan sebanyak 15 ribu orang dalam kurun waktu satu minggu. Artinya ada hal positif yang sudah dilakukan semua pihak,” jelasnya.

Oleh sebab itu, dia meminta seluruh pihak termasuk masyarakat untuk terus bekerja keras disiplin protokol kesehatan 5M di masyarakat agar bisa mencapai target tersebut.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar