Yamaha

Pentingnya Menjaga Waktu Tidur Saat Ramadan Menurut Dokter

  Rabu, 07 April 2021   Ananda Muhammad Firdaus
Ilustrasi tidur.

BANDUNG, AYOPURWAKARTA.COM — Menjaga siklus tidur selama berpuasa adalah penting. Sebab, setelah beraktivitas sejak pagi hingga malam, kita juga diwajibkan bangun dini hari untuk santap sahur.

“Beberapa orang mencoba terlalu berlebihan saat Ramadan. Mereka menghabiskan hari-hari mereka di tempat kerja atau merawat anak, dan di malam hari mereka akan terlibat dalam kegiatan di masjid. Di tengah semua ini, beberapa orang tidak cukup tidur,” ujar pakar tidur dari London Sleep Centre Dubai, Irshaad Ebrahim, seperti dilansir dari Gulf News belum lama ini.

Kurang tidur tidak hanya memengaruhi perasaan, tetapi juga berdampak pada kesehatan jangka panjang yang menguras kemampuan mental dan menantang kesehatan fisik. 

Para ahli sepakat bahwa otak orang dewasa membutuhkan waktu selama tujuh hingga sembilan jam untuk tidur. “Penting untuk memahami bahwa tidak perlu untuk mendapatkan semua kebutuhan tidur Anda sekaligus. Anda dapat membagi waktu tidur Anda menjadi dua episode asalkan jumlah waktu tidur tetap tujuh hingga sembilan jam,” ujar Ebrahim.

Di antara kesalahan paling umum yang dilakukan orang selama Ramadan adalah mengonsumsi makanan berat dan pergi tidur setelahnya. Selain itu, kebanyakan orang juga melakukan kesalahan dengan minum banyak kopi dan tidur siang yang lama.

“Selama Ramadan, banyak orang cenderung bergadang semalaman. Cobalah tidur setelah salat Subuh, lantas baru pergi bekerja,” ujar Ebrahim.

"Waktu malam adalah periode optimal untuk tidur. Sebab, malam adalah waktu bagi sekresi melatonin berada pada titik tertinggi dan paling menguntungkan. Kemudian untuk mengejar kebutuhan, tidurlah di antara waktu Ashar dan Magrib," saran Ebrahim. 

Menyambung Ebrahim, ahli saraf, Vashal Pawar, menjelaskan bahwa tidur siang sebenarnya tidak akan terlalu berguna untuk menggantikan waktu tidur malam yang kurang. Namun demikian, tidur siang selama 20-30 menit dapat membantu meningkatkan suasana hati, kewaspadaan, dan kinerja.

Memilah jenis makanan sebelum tidur juga sangat penting. Hindari makanan berat, makanan berlemak, atau gorengan, hidangan pedas, dan minuman berkarbonasi dapat memicu gangguan pencernaan.

"Ketika ini (makan) terjadi menjelang tidur, itu dapat menyebabkan sakit maag yang mengganggu tidur," kata Pawar. Dia menyarankan agar lebih baik kita mengonsumsi banyak air mineral untuk menjaga tubuh dari dehidrasi dan menjaga pencernaan.

Selain itu, Pawar juga merekomendasikan kita untuk berolahraga ringan selama 10 menit, seperti berjalan kaki atau bersepeda. Olahraga ringan dapat meningkatkan kualitas tidur di malam hari.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar