Yamaha

Pelajar Purwakarta Wakili Indonesia Ikuti Kejuaraan Catur di Malaysia

  Rabu, 28 Agustus 2019   Dede Nurhasanudin
Natasya Mulyadewanti, pelajar Purwakarta yang berprestasi dalam permainan catur, saat melayani permainan catur dengan sejumlah kepala OPD Kabupaten Purwakarta, Rabu (28/8/2019). (Dede Nurhasanudin/Ayopurwakarta.com)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Natasya Mulyadewanti, pelajar SMP Negeri 1 Maniis Kabupaten Purwakarta akan mengikuti perlombaan Catur Johor Open dan Penang Open di Malaysia. Perlombaan tersebut rencananya digelar Desember mendatang.

Sebelum itu, Natasya akan mengikuti perlombaan catur Wali Kota Cup di Bandung pada September mendatang. Disusul ajang perlombaan catur Open Jakarta dan Japfa Jass Club.

AYO BACA : Komunitas KBB \'Berlibur\' dengan Membersihkan Sampah

 \"Berangkat ke Malaysia undangan bersama club di Jakarta, berangkat pada Desember 2019,\" ujar siswa kelas sembilan itu saat diundang ke Kantor Dinas Pendidikan untuk bertanding catur bersama sejumlah pimpinan OPD dan mantan Bupati dua peridoe Kabupaten Purwakarta, Dedi Mulyadi, Selasa (28/8/2019).

Pelajar berusia 14 tahun itu bukan tanpa meraih prestasi hingga sukses mewakili Indonesia dalam pertandingan bergengsi. Natasya sebelumnya berhasil menjuarai sejumlah pertandingan baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

AYO BACA : Siap-Siap, Operasi Patuh Lodaya 2019 Akan Digelar Besok

Salah satu prestasi yang berhasil diraih Natasya adalah perlombaan catur pada Olimpiade Olahraga Sekolah Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2016. Saat itu dirinya masih duduk di bangku kelas lima SD.

Torehan prestasnya bukan tanpa perjuangan. Natasya giat latihan mengasah kemampuan dalam bermain catur. \"Kalau di rumah suka main catur sama bapak, yah itung-itung latihan juga,\" ujar dara akrab disapa Caca itu.

Caca bercerita, dirinya mendalami permainan catur sejak duduk di bangku kelas dua SD. Sewaktu itu, Caca dipaksa bermain catur oleh gurunya lantaran tidak ada atlet untuk mewakili sekolahnya mengikuti perlombaan O2SN tingkat kecamatan. Sejak itu, Caca lebih intensif bermain catur hingga pada akhirnya mendulang prestasi

\"Awalnya memang tidak suka, dan tahu bermain catur sejak kelas II SD, itu juga dipaksa oleh guru, tapi alhamdulilah saya sekarang berada di posisi ini,\" ucap dia.

AYO BACA : Pemindahan Ibu Kota Curi Perhatian Milenial

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar