Yamaha

Ruang Isolasi Covid-19 Karawang Overload, Gubernur Jabar Tekankan Hal Ini

  Selasa, 05 Januari 2021   Nur Khansa Ranawati
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19 (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOPURWAKARTA.COM -- Keterisian ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di Kabupaten Karawang saat ini telah overload. Jumlah keterisian telah melewati batas maksimal 100%, yakni mencapai 110%.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan tingkat keterisian tersebut sebagai yang paling buruk sejak awal pandemi. Sejak awal kemunculan Covid-19 hingga saat ini, tercatat belum ada daerah di Jabar yang ruang perawatan isolasi Covid-19 menyentuh angka 100%.

"Kami arahkan Kodam III Siliwangi dan Polda Jabar segera menuju Karawang karena keterisian ruang isolasi sudah darurat. Di Karawang sudah 110%, jadi ini rekor terburuk yang pernah ada," ungkap Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Gedung Sate Bandung, dikutip dari Ayobandung.com, Selasa (5/1/2020).

Oleh karenanya, dia mengatakan, perlu penanganan luar biasa guna menghadapi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karawang. Pekan ini, daerah tersebut juga tercatat berada di zona risiko tinggi alias zona merah penyebaran Covid-19 bersama empat daerah lainnya.

Tak hanya ditetapkan sebagai zona merah, Ridwan Kamil juga menetapkan status siaga pada Kabupaten Karawang bersama dengan Kota Depok. Pasalnya, kedua daerah ini telah berada di zona merah selama empat pekan beturut-turut.

"Kami siaga di dua daerah, yaitu Depok dan Karawang karena sudah empat minggu zona merah terus. Dalam catatan kami, (daerah) yang lain naik turun, tapi dari awal Desember sampai Januari, Depok dan Karawang masih zona merah," ungkapnya.

Untuk tingkat keterisian tempat tidur isolasi bagi pasien Covid-19 di Jabar selama beberapa pekan ini berada di atas 70% namun konsisten di bawah 80%. Kepala Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyebutkan bed occupancy rate (BOR) untuk pasien Covid-19 di Jabar mencapai 78%.

"BOR sudah di atas 78%, secara umum angka ini harus menjadi perhatian kita semua. Terutama pemerintah pusat, karena presiden dalam beberapa arhannya mengingatkan agar tidak boleh ada daerah yang kesulitan dalam menyiapkan fasilitas perawatan," ungkapnya dalam konferensi pers di Makodam III Siliwangi Bandung, Senin (28/12/2020).

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar