Pemkab Purwakarta Canangkan KB MKJP pada PUS di Zona Industri

  Senin, 25 Januari 2021   Dede Nurhasanudin
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada Pencanangan KB MKJP dan Pendataan Keluarga di Puskesmas Kiarapedes, Senin (25/1/2021).

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) telah mencanangkan program Keluarga Berencana (KB), dengan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dengan sasaran pasangan usia subur (PUS) di tujuh zona industri.

Hal itu dilakukan karena zona industri dianggap akan mempengaruhi peningkatan angka kelahiran baru.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menaruh perhatian besar terhadap pembinaan PUS, terlebih di kawasan zona industri. 

Sebab, KB MKJP adalah upaya membangun keluarga yang tangguh dan mempersiapkan generasi ke depan yang lebih berkualitas.

Pihaknya juga mengapresiasi atas banyaknya masyarakat yang menggunakan MKJP seperti IUD dan implant. 

"Untuk pasangan usia subur tunda dulu kehamilan, gunakan alat kontrasepsi KB saat berhubungan suami istri. Kami akan berupaya agar pelayanan KB di kabupaten purwakarta dapat terus meningkat," kata dia pada Pencanangan KB MKJP dan Pendataan Keluarga di Puskesmas Kiarapedes, Senin (25/1/2021).

Ia mengaku target akseptor KB yang telah dicapai menunjukkan kesadaran masyarakat yang cukup tinggi untuk memulai keluarga yang ideal. 

Juga dalam upaya menjadikan keluarga sebagai pusat untuk pembinaan mental serta spiritual.

"Saya merasa bangga atas upaya yang telah dilakukan jajaran dinas terkait untuk program KB di Purwakarta. Telah terevaluasi sangat baik, jadi ini artinya seluruh kegiatan atau program dalam peningkatan pelayanan khususnya di bidang keluarga berencana terus akan kita lakukan kembali dan akan kita tingkatkan," ujar Anne.

Ia juga mengungkapkan, untuk meningkatkan pelayanan di hari kerja para karyawan dan karyawati pabrik, ke depan Disnakertrans, Apindo dan DPPKB Purwakarta akan melakukan MOU agar diberikan pelayanan di dalam perusahaan, di waktu-waktu tertentu bagi karyawan perempuan yang usia produktif yang ingin mendapatkan pelayanan kontrasepsi.

"Ada beberapa kasus yang dilaporkan kepada kami bahwa ada pelayanan di zona industri yang belum tersentuh," kata dia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Kusmana mengapresiasi langkah Pemkab Purwakarta konsen sampai ada pola penanganan hingga ke tingkat desa. 

"Termasuk dalam menangani Covid-19 ada Saung Ambu dan tempat siaga sampai ke tempat RT dan RW," kata Kusmana.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar