Cara Pakai Masker yang Benar Agar Pandangan Tak Terganggu

  Selasa, 26 Januari 2021   Suara.com
ilustrasi memakai masker (Pixabay)

AYOPURWAKARTA.COM -- Sejak pandemi virus corona Covid-19, masker harus digunakan untuk mencegah penularan. Tapi, banyak orang mungkin masih salah memakai masker.

Masker tidak hanya untuk sekadar menutupi bagian mulut atau hidung saja. Sebab, cara pakai masker yang tidak benar bisa menurunkan efektivitasnya mencegah penularan virus corona.

Apalagi orang tua atau lansia yang mungkin lebih sering salah memakai masker. Selain itu, mereka juga harus hati-hati dalam mengenakan masker.

Beberapa orang tua mungkin sering tersandung atau pandangannya terganggu ketika memakai masker. Karena, masker mengecilkan atau menyempitkan bidang penglihatan mereka.

Jika penglihatan Anda tidak jelas seperti yang dialami banyak orang lanjut usia, maka memakai masker bisa berisiko menyebabkan orang tua terjatuh.

Elmar C Kal dan rekannya dari Brunel University London, telah menguraikan bahayanya. Menurut Elmar C Kal, pemakai kacamata sangat rentan terjatuh karena penglihatannya kabur atau kacamatanya berkabut ketika memakai masker.

Padahal informasi visual dari bidang perifer Anda penting untuk melihat dan menghindari bahaya yang mendekat sehingga Anda lebih aman ketika berjalan.

Tapi dilasir dari Mirror UK, memakai masker menghambat pengumpulan informasi penting ini selama berjalan. Kondisi inilah yang meningkatkan kemungkinan seseorang tersandung atau jatuh, terutama ketika melewati jalan yang banyak rintangan.

Bahkan jalan menunduk ketika memakai masker juga tidak akan membantu mencegahnya. Karena itu, orang dewasa tua yang mengandalkan penglihatan untuk mendeteksi rintangan cukup berisiko ketika memakai masker.

Sebab, mereka harus terus menunduk ke bawah ketika berjalan menggunakan masker. Kondisi ini membuat mereka kesulitan merencanakan jalan yang akan dilalui berikutnya aman atau tidak.


Penelitian terbaru menggunakan pelacakan mata menunjukkan bahwa orang tua sering kali membuat kesalahan langkah lebih besar ketika melihat ke bawah daripada melihat ke depan.

Kemudian, informasi visual perlu diintegrasikan dengan informasi spasial dari anggota tubuh dan persendian untuk menjaga keseimbangan.


Jika seseorang tidak menggerakkan kepala dan mata ketika berjalan akan membantu visual tetap stabil untuk mengatur keseimbangan. Tapi, melihat ke bawah juga sering kali bertentangan dengan strategi ini.

Bahkan memakai masker menyebabkan ketidakstabilan serius karena memerlukan gerakan kepala dan mata selama berjalan.

Jadi, saran untuk melihat ke bawah ketika memakai masker bisa merusak stabilitas visual secara paradoks. Langkah ini mengganggu penglihatan seseorang ketika berjalan agar tetap aman.

Bahkan kondisi ini tidak hanya memengaruhi orang dewasa atau lansia, tetapi juga siapa pun tergantung pada keseimbangan penglihatannya, seperti orang yang menderita parkinson atau neuropati diabetes.

Guna meminimalisir risiko ini, Kal menyarankan penggunakan masker yang lebih ketat dan rapat di sekitar hidung dan pipi.

Anda cukup sesekali melihat ke bawah sebelum mulai berjalan lagi dan berjalanlah lebih lambat. Sehingga Anda memiliki cukup waktu untuk mendeteksi adanya bahaya yang menghalangi langkah Anda.

Berjalan lambat juga membantu Anda tidak terlalu banyak menggerakkan kepala dan mata ketika memakai masker. Cara ini mungkin bisa mencegah terjadinya risiko akibat pemakaian masker yang menghalangi penglihatan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar