Yamaha

Pasien Covid-19 dengan Penyakit Gusi 9 Kali Lebih Berisiko Meninggal

  Selasa, 09 Februari 2021   Republika.co.id
ilustrasi sakit gusi (Pixabay)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Selama pandemi masih berlangsung, banyak masyarakat yang takut memeriksakan penyakit gusinya ke dokter gigi. Namun, penelitian terbaru menunjukan pasien Covid-19 dengan komorbid penyakit gusi sembilan kali lebih berisiko meninggal.

Sebuah tim internasional menemukan pasien Covid-19 tiga kali lebih mungkin untuk berakhir di perawatan intensif atau menggunakan ventilator jika mereka sudah menderita periodontitis. Ini adalah suatu bentuk penyakit gusi yang serius.

Sekitar setengah dari populasi dunia yang berusia di atas 30 tahun menderita periodontitis. Penyakit gusi menyebabkan pembengkakan dan pendarahan di dalam dan sekitar gusi yang melapisi gigi.

Jika tidak ditangani dengan baik, peradangan bisa menyebar ke seluruh tubuh bahkan menginfeksi paru-paru.  Pasien virus Covid-19 pada ventilator bisa sangat rentan karena mereka lebih mungkin menghirup bakteri mulut.

"Hasil penelitian menunjukkan peradangan di rongga mulut dapat membuka pintu bagi virus Covid-19 menjadi lebih ganas. Perawatan mulut harus menjadi bagian dari rekomendasi kesehatan untuk mengurangi risiko hasil Covid-19 yang parah," kata rekan penulis studi Profesor Lior Shapira dari Universitas Ibrani di Israel dikutip dari studyfinds, Selasa (9/2).

Dia juga memeriksa catatan kesehatan elektronik dari 568 pasien yang didiagnosis dengan Covid-19 antara Februari dan Juli 2020 selama penelitian.  Dari jumlah tersebut, 40 mengalami komplikasi yang berarti mereka harus dirawat intensif menggunakan ventilator atau meninggal dunia. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar