Yamaha

Kemenkes Sebut Ulama Dapat Jatah Vaksin pada Maret

  Rabu, 10 Februari 2021   Republika.co.id
Vaksin Covid-19 Sinovac (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Para ulama diagendakan mendapat vaksinasi Covid-19 pada Maret 2021. Ulama sendiri digolongkan dalam kelompok petugas pelayanan publik yang mendapat prioritas vaksinasi dari Kementerian Kesehatan.

“Yang kami definisikan sebagai petugas pelayanan publik yang terdiri atas aparatur sipil negara (ASN), TNI/polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga pemimpin organisasi Islam. Jadi, ulama masuk dalam kelompok petugas pelayanan publik,” kata juru bicara vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Selasa (9/2).

Kemenkes mencatat total petugas pelayanan publik di Indonesia sekitar 17,4 juta. Vaksinasi kelompok ini dijadwalkan dimulai Maret hingga April 2021, bersamaan dengan kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) yang jumlahnya sekitar 21,5 juta. Kemudian, masyarakat lainnya baru bisa divaksin pada Mei 2021.

“Penyuntikan vaksin Covid-19 bisa di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) atau pos vaksin. Tetapi, untuk lansia harus dilakukan di fasyankes rumah sakit dan puskesmas,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes tersebut.

Nadia menambahkan, peta jalan Kemenkes telah menargetkan, vaksinasi ini bisa selesai dalam kurun waktu hingga 15 bulan terhitung sejak vaksinasi pertama dilakukan Januari lalu. Namun, kata dia, tantangannya adalah bagaimana mendapatkan vaksinasi Covid-19 ini dalam jangka waktu setahun.

“Indonesia kan baru mengamankan sekitar 300 juta dosis vaksin, sementara kebutuhan vaksin sebanyak 426 juta dosis,” ujar dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar