Linglung Jadi Tanda Gejala Long Covid

  Selasa, 09 Maret 2021   Republika.co.id
Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Linglung dan bingung merupakan salah satu gejala yang bagi pasien yang mengalami fenomena long Covid. Kondisi ini terjadi ketika gejala Covid-19 tetap bertahan atau timbul lama setelah pasien pulih.

Ketua POKJA Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, mengatakan, pasien Covid-19 seharusnya mengalami pemulihan setelah dua hingga enam pekan. "Confusion, lingung, bingung, banyak lupa, mau ngomong sesuatu tapi bingung, ini tidak nyaman sekali," kata Erlina, Selasa (9/3).

Gejala lainnya meliputi rasa lelah, batuk, kongesti, sesak napas, juga anosmia, sakit kepala dan nyeri badan. Pasien yang mengalami ini juga merasakan diare, mual, juga nyeri abdomen dan nyeri dada.

Dari pasien usia 18-34 tahun yang punya kesehatan baik, sekitar 20 persen dilaporkan mengalami prolonged symptomps, ujar dia. Faktor risiko fenomena ini disebabkan oleh hipertensi, obesitas juga kondisi kesehatan mental.

Meski hasil pemeriksaan klinis menunjukkan kondisi pasien sudah normal, mereka yang mengalami fenomena ini umumnya masih merasakan keluhan hingga berbulan-bulan. Umumnya, fenomena ini dirasakan orang yang terkena Covid-19 dengan gejala sedang, berat atau kritis.

Dia mengatakan, pasien harus ditangani berdasarkan gejala yang dirasakan. Jika masih ada gejala yang terasa mengganggu padahal seharusnya sudah pulih sejak lama, berkonsultasilah kepada dokter yang terkait. "Kalau sakit kepala, kasih obat sakit kepala, kalau masih batuk, berikan obat batuk. Pendekatannya multidisplin."

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar