Yamaha

Hoaks Sertifikat Vaksin Covid-19: Tenaga Medis Tidak Ingat Vaksin yang Diberikan

  Kamis, 11 Maret 2021   Gelar Aldi S
Hoaks soal sertifikat vaksin mesti disimpan.

AYOPURWAKARTA.COM -- Tim Ayobandung.com mendapat pesan berantai di WhatsApp. Isi pesan tersebut berbunyi,

Sertifikat Vaksin diterima via WA harus disimpan,
jangan sampai kedelete.
Berhubung Vaksin yg diimpor Indonesia ada 6 merk,
bagi calon penerima Vaksin harap diperhatikan dan teliti saat menerima Vaksin yg kedua haruslah sama jenis/merk Vaksinnya dgn yg pertama, sebab apabila berlainan jenis/merk dikhawatirkan akan menimbulkan efek yg cukup serius bagi tubuh kita.

Karena ini hal baru yg pasti tdk dipahami walau team medis hanyalah pelaksana tugas tentu tdk akan ingat Vaksin jenis apa yang telah diberikan ke tubuh Kita
 
Berdasarkan penelusuran tim cek fakta Ayobandung.com, pesan berantai tersebut adalah pesan bohong alias hoaks. Pernyataan hoaks ini berdasar pada hasil koordinasi Tim Jalahoaks dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
 
"Di sistem pencatatan pelaporan online Pcare, sudah ada info tanggal, nomor batch sampai merek vaksin setiap penerima. Jadi pesan yang beredar hoaks ya," kata Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Kamis (4/3/2021).
 
Keterangan dimuat di laman Kementerian Kesehatan pada 21 Januari 2021 yang menunjukkan, aplikasi Pcare Vaksin Covid-19 merupakan bagian dari sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19.
 
Pcare mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan, serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi Covid-19.
 
Sumber hoaks: pesan berantai di WhatsApp
 
Link counter: 
 
 
   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar