Yamaha

Kasus Covid-19 di Indonesia 19 Maret 2021 Capai 1.450.132

  Jumat, 19 Maret 2021   Icheiko Ramadhanty
Penanganan pasien positif Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 6.279 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Jumat (19/3/2021). Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.450.132 kasus.

Rekor kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada 14.518 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel 70.026. 

Penambahan hari ini menjadikan total sebanyak 131.828 kasus aktif dengan penambahan 75 kasus dari hari kemarin, lalu 1.278.965 total kasus sembuh dengan penambahan 6.007 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 39.339 angka meninggal dunia dengan penambahan 197 kasus meninggal. 

Berikut rangkuman kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:

13 Maret: 4.607 kasus

14 Maret: 4.714 kasus

15 Maret: 5.589 kasus

16 Maret: 5.414 kasus

17 Maret: 6.825 kasus

18 Maret: 6.570 kasus

19 Maret: 6.279 kasus

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta seluruh kepala daerah khususnya, di wilayah PPKM Mikro untuk menjaga warganya agar tidak bepergian ke luar kota saat long weekend pada Maret ini.

Isra Miraj 1442 H yang jatuh pada Kamis, 11 Maret 2021 berpotensi menjadi libur panjang empat (4) hari hingga Senin, 14 Maret 2021 bertepatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943.

Doni mengatakan jumlah kasus aktif Covid-19 memang sudah mulai menurun pasca libur akhir tahun lalu, namun jangan abai dan mengulangi kesalahan yang sama pada Maret ini.

"Sebentar lagi atau minggu depan akan ada liburan, libur Isra Miraj, dan diharapkan tidak ada aktivitas bepergian ke luar kota, sehingga kita tetap mampu mengendalikan covid ini dan tidak menimbulkan korban bertambah banyak," kata Doni dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Minggu (7/3/2021).

Sebelumnya, pemerintah pusat menetapkan Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro kembali diperpanjang mulai 9 hingga 22 Maret 2021.

Selain Jawa-Bali, pemerintah menambahkan tiga provinsi lain yang juga wajib menerapkan PPKM Mikro yakni Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur karena peningkatan kasus Covid-19 di daerah itu.

Keputusan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian Covid-19. Inmendagri 5/2021 itu ditandatangani Mendagri Tito Karnavian di Jakarta pada 4 Maret 2021.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar