Yamaha

Inilah Bacaan Doa Buka Puasa Ramadan

  Rabu, 14 April 2021   Adi Ginanjar
Ilustrasi buka puasa.

BANDUNG, AYOTASIK.COM -- Buka puasa menjadi waktu seorang Muslim membatalkan puasa yang sudah dikerjakan sejak terbitnya fajar (waktu subuh) hingga terbenamnya matahari (waktu magrib) pada bulan Ramadan. Buka puasa menjadi momen yang paling ditunggu oleh umat Islam setelah seharian menahan makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan. Tidak terlalu sulit, doa buka puasa justru begitu mudah untuk dihafalkan.

Berikut doa buka puasa Ramadan lengkap beserta dengan artinya. Ada beberapa versi yang dijelaskan dalam beberapa hadis tentang lafal doa berbuka puasa. Seperti dalam hadis riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah, di mana Rasulullah ketika berbuka, beliau berdoa:

"Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu."

Artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (HR. Abu Daud).

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah melafalkan doa sebagaimana berikut:

"Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah."

Artinya: Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insya Allah (HR. Abu Daud).

Menurut penulis di NU Online, Ustaz M Ali Zainal Abidin, dua lafal doa di atas umumnya oleh umat Islam di Indonesia digabung menjadi satu dan dibaca sebelum berbuka puasa.

Waktu yang tepat membaca doa buka puasa menurut Ustaz M.. Ali Zainal Abidin, banyak orang salah paham tentang pelaksanaan membaca doa ini. Umumnya, masyarakat membaca doa buka puasa sebelum menyantap makanan atau minuman di saat masuk waktu Maghrib.

M Ali Zainal Abidin menyebutkan, cara membaca doa yang paling benar adalah setelah selesai berbuka puasa. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam kitab Hasyiyah I’anah at-Thalibin: “Maksud dari (membaca doa buka puasa) 'setelah berbuka' adalah selesainya berbuka puasa, bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka,” (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I’anah at-Thalibin, juz 2, hal. 279).

Menurutnya, memang tidak dapat dimungkiri bahwa meskipun dengan membaca doa di atas sebelum berbuka puasa, telah mendapatkan kesunnahan (husul ashli as-sunnah).

Tapi tetap yang paling utama adalah membacanya tatkala selesai berbuka. Agar memperoleh kesunnahan yang sempurna, M. Ali Zainal Abidin menyarankan, umat Islam untuk membaca doa berbuka puasa setelah selesai berbuka atau menyantap makanan dan minuman.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar