Yamaha

Kolang Kaling Bisnis Menjanjikan Selama Ramadan

  Rabu, 14 April 2021   Dede Nurhasanudin
Ooy saat menunjukkan kolang kaling yang sudah diproduksi.
WANAYASA, AYOPURWAKARTA.COM -- Kolang kaling merupakan salah satu makanan paling diminati selama bulan suci Ramadan. Buah dari pohon aren ini biasanya dijadikan sebagai pelengkap minuman yang disajikan pada buka puasa, tak heran jika selama Ramadan permintaan kolang-kaling di tengah masyarakat cukup tinggi.
 
Tingginya permintaan pasar itu ditangkap Ooy yang dijadikan peluang usaha baru selama bulan Ramadan dengan berjualan kolang kaling.
 
Perempuan berusia 52 tahun itu mengelola buah pohon aren dijadikan kolang kaling di rumahnya berlokasi di Kampung Karang Anyar, Desa Cibuntu, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. "Setiap bulan puasa saya produksi kolang kaling," kata dia, Rabu (14/4/2021).
 
Ia mengaku produksi kolang kaling sudah sejak lama karena merupakan bisnis menjanjikan selama bulan Ramadan.
 
Kolang kaling yang sudah selesai diproduksi langsung habis terjual dibeli masyarakat maupun para tengkulak yang langsung datang ke rumah. "Permintaan kolang kaling memang tinggi," ujar Ooy.
 
Ooy produksi kolang kaling dimulai dengan membeli buah pohon aren kemudian dipisahkan dari tangkainya. Setelah itu, masuk pada tahap perebusan selama 3 sampai 4 jam.
 
Setelah direbus, masuk pada tahap berikutnya, yaitu kolam kaling dipisahkan dari kulitnya dengan cara dijepit menggunakan bambu yang sudah dimodifikasi atau sendok. "Kalau sudah dipisahkan, kemudian kolang kaling direndam kemudian dijual. Per kilo saya jual Rp13.000 dan Rp15.000 untuk kolang kaling yang sudah digeprek," ujar Ooy.
 
Dalam sehari, ia mengaku mampu produksi 40 sampai 70 kilogram tergantung kualitas kolang kaling yang dihasilkan. Selama proses produksi kolang kaling, ia mengaku dibantu saudara atau tetangga dan hal itu menjadi lapangan kerja baru bagi mereka di bulan Ramadan. "Produksi dibantu sama tetangga, yah membuka lapangan kerja juga bagi mereka selama Ramadan ini," ucap dia.
 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar