Yamaha

Pengadilan Agama Purwakarta Menerima 8 Perkara Perceraian di Awal Ramadan

  Jumat, 16 April 2021   Dede Nurhasanudin
Ilustrasi perceraian.
JATILUHUR, AYOPURWAKARTA.COM -- Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta menerima delapan pasangan suami istri yang mengajukan perceraian di awal Ramadan tahun ini. "Dari 8 perkara itu, 7 cerai gugat (istri mengajukan) dan 1 perkara cerai talak (suami yang mengajukan," ungkap Sekretaris Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta, Abdul Ghaffar Mubtadi, Jumat (16/4/2021).
 
Menurutnya, salah satu faktor yang mengakibatkan banyaknya perempuan mengajukan gugatan adalah faktor ekonomi. Faktor lain adalah adanya pihak ketiga dan tidak ada kecocokan. 
 
"Banyak juga di antara para istri yang ingin bercerai karena mengalami kekerasan. Mereka tidak tahan dengan perlakuan suami yang kasar. Karena itu, mereka berani mengajukan gugatan cerai. Bahkan saat Ramadan," kata Ghaffar.
 
Ia mengaku tetap memproses perkara perceraian karena setiap warga negara berhak atas layanan hukum. "Jadi, tidak ada istilah libur persidangan selama Ramadan," ucap Ghaffar.
 
Selain itu, ia menjelaskan setiap kasus perceraian kedua belah pihak dimediasi terlebih dahulu. Tujuannya agar mereka kembali rukun dan melanjutkan rumah tangga mereka. "Kalau dalam mediasi itu tidak ada titik terang untuk kembali berumah tangga, maka kami juga tidak bisa memaksa mereka dan masuk ke tahap selanjutnya," ujar dia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar