Yamaha

Dinas Pendidikan Purwakarta Dorong Siswa Manfaatkan Sampah Bernilai Ekonomis

  Kamis, 22 April 2021   Dede Nurhasanudin
Siswa Manfaatkan Sampah Bernilai Ekonomis. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta mendorong para siswa untuk kreatif dalam pembelajaran di tengah masa pandemi yang dilakukan secara jarak jauh.

Salah satu yang telah digulirkan adalah para siswa wajib mengumpulkan sampah plastik yang bisa dimanfaatkan untuk membuat benda bernilai ekonomis, seperti kursi ecobrick.

Sekolah-sekolah yang tak memiliki mebeler, bisa memanfaatkan ecobrick untuk dijadikan kursi dan meja pengganti mebeler yang biasa digunakan sekolah.

"Melalui pembelajaran ini anak-anak bisa mendapatkan ilmu pokok, seperti matematika, Bahasa Indonesia dan lainnya. Tak hanya itu, mereka juga akan memiliki ketrampilan lain di luar materi," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, Purwanto, Kamis 22 April 2021.

Kebijakan pembelajaran ini, lanjut dia, sudah diterapkan di sejumlah sekolah dan ke depan akan diperluas lagi karena dinilai efektif untuk meningkatkan kreatifitas para siswa.

"Ilmunya dapat, lingkungan juga bisa terbebas dari sampah plastik yang saat ini kondisinya sudah cukup memprihatinkan," ujar Purwanto.

Ia menjelaskan, untuk membuat satu botol ecobrick ukuran 1,5 liter dibutuhkan sampah plastik minimalnya dua karung plastik. 

Jika dalam satu kursi dibutuhkan minimalnya 10 botol, maka berapa karung sampah plastik akan terserap. Dengan begitu, lingkungan bisa terbebas dari sampah plastik.

Selain itu, dengan menggunakan kursi ecobrick keuntungan yang diperoleh sekolah adalah menghemat biaya. 

Termasuk, biaya dari APBD untuk pengadaan mebeler. Bahkan, kursi ecobrick ini bisa tahan sampai 100 tahun yang akan datang. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar