Yamaha

Tanaman Hias Janda Bolong, Harganya yang Tidak Masuk Akal

  Senin, 26 April 2021   Redaksi Ayopurwakarta
Tanaman Janda Bolong memiliki harga yang fantastis.

BANDUNG, AYOPURWAKARTA.COM -- Tanaman hias dengan daun yang memiliki warna lain selain hijau, seperti kuning dan putih,  hal yang banyak diburu. Tanaman dengan nama jenis 'varigata' tersebut seolah menjadi primadona di antara tanaman lainnya. 

Oleh karena itu, harga tanaman varigata ini dibanderol dengan harga fantastis. Bahkan, tak jarang mencapai puluhan juta per daunnya.

Tanaman jenis varigata (Dok. Tio Florist)

Pemilik kios Tio Florist Blok M Cihideung, Tia menuturkan, sejak bulan Maret 2020 atau awal pandemi tanaman hias varigata mengalami kenaikan harga puluhan kali lipat dari biasanya per daunnya.

“Dari berbagai jenis varigata atau tanaman daun ini dari harga Rp20.000.000 sampai Rp50.000.000 dijualnya pun per daun,” tuturnya kepada Ayobandung.com di Desa Cihideung Parongpong, Jumat, 23 April 2021.

Ia menambahkan, jenis varigata yang cukup dikenal dan banyak diburu para reseller yaitu janda bolong tipe Heledendron (mint) dan Janda bolong kuning.

“Sering dicari itu Heledendron yang sampai Rp50 jutaan per daun itu langka, dan janda bolong kuning itu produk cukup langka juga dari Jepang,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya pun baru saja mendapatkan pesanan varietas janda bolong dari luar provinsi dan meraup keuntungan yang berkali lipat sejak awal pandemi.

Tanaman janda bolong banyak diminati di tengah pandemi Covid-19. (Dok.Tio Florist)

“Kemarin dari Jakarta dan beberapa wilayah di Jawa yang biasanya akan dijual lagi tapi per kloter gak terlalu sering juga permintaannya karena mahal,” ucap Tia.

Dalam mengirim tanaman seharga puluhan juta ini, ia memiliki cara pengemasan yang sangat sederhana. Namun, memiliki ketahanan hingga 3-4 hari saat pengiriman.

“Tanaman varigata ini harus kering keadaannya, lalu packing yang rapih dan dilapisi dus juga luarnya,” ujarnya.

Ia mengklaim, hanya dengan menyiram dua kali dan memberi pupuk setiap minggunya tanaman hias yang memiliki ciri khas warna hijau, kuning dan putih ini akan bagus pula perkembangbiakannya. Namun, dia pun memberi saran untuk melakukan stek lebih dari 5 kali.

“Kalau kita per daun itu kan sudah sama akarnya. Nah, kalau untuk merawat kedepannya jangan melakukan stek lebih dari 5 kali, akan mempengaruhi warna yang akan keluar. Karena daya tarik tanaman ini ada di satu daun yang beragam warnanya,” pungkasnya. (Taupik Saepuloh)

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar