Yamaha

Ini Manfaat Ajaib Kolang-Kaling, Makanan Khas Buka Puasa di Bulan Ramadan

  Rabu, 28 April 2021   Adi Ginanjar
Kolang-kaling menjadi menu khas buka puasa di bulan Ramadan

AYOPURWAKARTA.COM--Kolang-kaling ternyata manfaat bagi kesehatan Anda terutama banyak dikonsumsi saat buka puasa yang dicampur dengan makanan lain.

Makanan yang berbahan dasar dari buah aren itu punya banyak khasiat.

Ketua UMKM Kopimimi di Kampung Kolang-kaling (Kokolaka) Jatirejo, Mijen, Kota Semarang yakni Dwi Sayekti Kadarini mengungkapkan khasiat kolang-kaling. Menurutnya kolang-kaling punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

“Ya misalnya mengobati asam urat, mengurangi sakit pada persendian terutama lansia, kemudian juga melancarkan pencernaan, memudahkan BAB dan bisa mengenyangkan, makanya bagus untuk diet,” jelas Kadarini yang akrab disapa Ninik pada Selasa, 27 April 2021.

Niniki sendiri pun sudah merasakan langsung. Beberapa tahun yang lalu dia mengaku sering sakit asam urat sampai bengkak, namun semenjak mengkonsumsi kolang-kaling penyakit itu jadi sembuh.

Kemudian kolang-kaling sudah membantu dia melancarkan BAB. Khusus untuk problem ini tampaknya memang sering ditemui ketika bulan puasa.

“Nah, cocok itu. Kalau susah BAB saya pakai kolang-kaling, dijamin langsung lancar,” imbuhnya.

Khasiat kolang-kaling ternyata bukan isapan jempol belaka. Menurut situs Alodokter kolang-kaling punya banyak nutrisi bagi tubuh. Di dalamnya terkandung 100 gram kolang-kaling terdapat 243 mg fosfor, 6 gram karbohidrat, 91 mg kalsium, 0,4 gram protein, 0,2 gram lemak, 1,6 gram serat, 0,5 mg zat besi, dan kalori sebanyak 27 kkal.

AYO BACA : 5 Tanaman Hias Populer di Indonesia

Selain itu kolang-kaling juga merupakan sumber vitamin B dan K serta mengandung banyak air yang baik bagi tubuh. Dengan kandungan nutrisi tersebut, kolang-kaling bermanfaat bagi tubuh.

AYO BACA: Telat Bayar THR Lebaran 2021, Pengusaha Kena Denda 5 Persen
AYO BACA: Persib Juara 2 Piala Menpora
AYO BACA: Profil Calon Istri UAS

Nutrisi yang terkandung di kolang-kaling antara lain seperti serat, kalsium, fosfor dan zat besi. Untuk serat tadi seperti yang diucapkan oleh Ninik berguna untuk memperlancar buang air besar.

Sementara kalsium untuk menjaga kesehatan tulang dan fosfor untuk memberikan tenaga saat beraktivitas. Kemudian zat besi punya fungsi memperlancar asupan oksigen ke seluruh tubuh.

Kolang-kaling Purwakarta Banyak Diminati Konsumen

Tak heran jika selama Ramadan permintaan kolang-kaling di tengah masyarakat cukup tinggi.   

Tingginya permintaan pasar itu ditangkap Ooy yang dijadikan peluang usaha baru selama bulan Ramadan dengan berjualan kolang kaling.   

Perempuan berusia 52 tahun itu mengelola buah pohon aren dijadikan kolang-kaling di rumahnya berlokasi di Kampung Karang Anyar, Desa Cibuntu, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. 

"Setiap bulan puasa saya produksi kolang-kaling," kata dia, Rabu 14 April 2021. 

AYO BACA : Cara Mudah Usaha Kuliner di Masa Pandemi

Dia mengaku produksi kolang-kaling sudah sejak lama karena merupakan bisnis menjanjikan selama bulan Ramadan.   

Kolang-kaling yang sudah selesai diproduksi langsung habis terjual dibeli masyarakat maupun para tengkulak yang langsung datang ke rumah. 
"Permintaan kolang-kaling memang tinggi," ujar Ooy.   

Ooy produksi kolang-kaling dimulai dengan membeli buah pohon aren kemudian dipisahkan dari tangkainya. Setelah itu, masuk pada tahap perebusan selama 3 sampai 4 jam.   

AYO BACA: Kasus KDRT di Purwakarta Meningkat, Ini Penyebabnya
AYO BACA: Tanaman Hias Janda Bolong, Harganya yang Tidak Masuk Akal
AYO BACA: Es Alpukat Mutiara, Manis dan Segar untuk Berbuka. Ini Resepnya

Setelah direbus, masuk pada tahap berikutnya, yaitu kolang-kaling dipisahkan dari kulitnya dengan cara dijepit menggunakan bambu yang sudah dimodifikasi atau sendok. 

"Kalau sudah dipisahkan, kemudian kolang-kaling direndam kemudian dijual. Per kilo saya jual Rp13.000 dan Rp15.000 untuk kolang kaling yang sudah digeprek," ujar Ooy.   

Dalam sehari, ia mengaku mampu produksi 40 sampai 70 kilogram tergantung kualitas kolang-kaling yang dihasilkan. 

Selama proses produksi kolang-kaling, ia mengaku dibantu saudara atau tetangga dan hal itu menjadi lapangan kerja baru bagi mereka di bulan Ramadan. 

"Produksi dibantu sama tetangga, yah membuka lapangan kerja juga bagi mereka selama Ramadan ini," ucap dia. 

AYO BACA : Meski Dilarang Mudik, Gerbang Tol Cipali Banyak Dibuka

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar