Yamaha

Ini Bocoran Waktu Pembukaan Kartu Prakerja Gelombang 17

  Kamis, 29 April 2021   M Naufal Hafizh
Kartu Prakerja Gelombang 17

AYOPURWAKARTA.COM --  Pembukaan kartu prakerja gelombang 17 diprediksi akan dilakukan dalam waktu dekat setelah gelombang 16 ditutup.

Peserta yang dicabut kepesertaannya adalah yang tidak membeli pelatihan pertama selama 30 hari sejak diumumkan lolos kartu prakerja di masing-asing gelombang.

Adapun kartu prakerja gelombang 17 dibuka jika pencabutan kepesertaan gelombang 12 hingga 16 selesai dilakukan.

Kuota kartu prakerja gelombang 17 pun diprediksi semakin bertambah dari minggu ke minggu.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkap bahwa sebanyak 29 ribu orang telah dicabut kepesertaannya dari tiga gelombang yaitu gelombang 12, 13, dan 14. "Jadi ini yang tentu saja tidak memanfaatkan Kartu Prakerja," ujar Denni dalam konferensi virtual, Kamis 22 April 2021.

Jumlah tersebut semakin memperbanyak kuota yang nantinya akan dipakai untuk kepersertaan di gelombang 17. Dicabutnya kepesertaan beberapa orang di gelombang Kartu Prakerja sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja.

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja sedang memberikan waktu kepada peserta Kartu Prakerja gelombang 16 untuk membeli pelatihan pertama. Adapun tenggat waktunya yaitu pada hari ini, 29 April 2021 pukul 23.59 WIB.

Nantinya, jika ada yang melampaui batas waktu tersebut, status kepersertaan mereka akan dicabut. Kuota kepesertaan yang dicabut akan digunakan untuk mengisi gelombang tambahan, yaitu gelombang 17.

Sebelumnya Manajemen Pelaksana mengatakan bahwa terdapat sekitar 11 ribu orang dari gelombang 12 yang statusnya dicabut. Lalu per 6 April, terpantau 12 ribu orang di gelombang 13 belum membeli pelatihan pertama.

Lalu, pada gelombang 14 yang resmi ditutup pada 15 April 2021 lalu, terdapat pula orang-orang yang gagal menerima insentif karena tidak membeli pelatihan pertama. Louisa mengatakan bahwa terdapat lebih dari 8 ribu orang yang gagal menerima insentif sebesar Rp 3,55 juta di gelombang 14.

"Penerima Kartu Prakerja gelombang 14 yang dicabut kepesertaannya karena tidak membeli pelatihan pertama ada 8.198 orang," kata Louisa saat dihubungi Ayojakarta, Senin 19 April 2021.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkap bahwa sebanyak 29 ribu orang telah dicabut kepesertaannya dari tiga gelombang yaitu gelombang 12, 13, dan 14. "Jadi ini yang tentu saja tidak memanfaatkan Kartu Prakerja," ujar Denni dalam konferensi virtual, Kamis 22 April 2021.

Jumlah tersebut semakin memperbanyak kuota yang nantinya akan dipakai untuk kepersertaan di gelombang 17. Dicabutnya kepesertaan beberapa orang di gelombang Kartu Prakerja sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar