Yamaha

4 Rekomendasi Wisata Religi di Purwakarta

  Kamis, 29 April 2021   Dede Nurhasanudin
Makam Eyang Dalem Gandasoli. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Purwakarta memiliki banyak destinasi wisata religi yang bisa menjadi pilihan wisatawan dalam menghabiskan libur panjang. Berikut Ayopurwakarta.com, rekomendasikan 4 objek wisata religi yang populer di Purwakarta.

1. Makam Syech Baing Yusuf

Makam Syech Baing Yusuf berada di Jalan Gandanegara, Desa Cipaiasan, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta. Makam ini tepat berada di belakang masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta.

capture
Masjid Agung Baing Yusuf. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

Berdasarkan cerita berkembang di masyarakat, Syech Baing Yusuf merupakan salah satu tokoh sejarah yang menyebarkan Islam di Purwakarta. Beliau merupakan guru Syech Nawawi Al-Bantani Ulama Indonesia yang menjadi Imam di Masjidil Haram.

2. Makam Eyang Pandita

Makam Eyang Pandita terletak di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Makam Eyang Pandita berada di Kawasan Desa Wisata Kampung Tajur, berdekatan dengan Curug Panembahan.

img-20190828-0001
Makam Eyang Pandita. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

Oleh masyarakat setempat Eyang Pandita dipercaya sebagai sesepuh Desa Pasanggrahan. Keunikan dari makam ini adalah lokasinya yang berada di atas bukit, sehingga dapat terlihat pemandangan gunung Burangrang, area persawahan, perkebunan sayur warga dan kawasan hutan.

3. Makam Dalem Gandasoli

Makam Dalem Gandasoli berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta. Berkaitan dengan nama Gandasoli, konon ceritanya sekitar 1628 datang seorang panglima tentara Mataram bernama Raden Surya Sumadita Angga Yuda atau akrab disapa Eyang Dalem Gandasoli dengan Mbah Balung Tunggal, Mbah Jaksa dan lainnya.

Beserta Pasukannya dengan tujuan untuk menggempur tentara VOC yang berada di Batavia. Sebelum sampai ke tujuan beliau bersama pasukannya sempat singgah di suatu tempat yang bernama Lembur Kolot (dahulu masuk Desa Gandasoli, sekarang masuk Desa Mekarsari).

20201130-092654
Makam Eyang Dalem Gandasoli. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

Pada waktu itu jalur sungai yang digunakan untuk menuju Batavia satu-satunya melalui Sungai Citarum. Eyang Dalem Gandasoli meninggal pada tahun 1713. Peralatan dan bajunya sampai saat ini masih ada dan diamankan oleh warga sekitar.

4. Makam Mama Sempur

Makam Mama Sempur terletak di Desa Sempur, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta. Nama lengkapnya adalah KH. Tubagus Ahmad Bakri bin KH. Tubagus Syeda bin KH. Tubagus Arsyad.

Mama Sempur adalah salah satu tokoh muslim di Purwakarta yang menyebarkan agama Islam. Beliau saat ini dikenal sebagai Mama Sempur. Dia mendapat garis layak dari Keraton Banten (Istana Banten), diambil dari garis layak KH. Tubagus Arsyad dari Keraton Banten.

20190718-093651
Pedagang di haul Mama Sempur pada 2019. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

Di akhir setiap Dzulqaidah (11 bulan tahun Hijriah), tempat itu selalu melaksanakan Haulan, sebuah peristiwa untuk mengingat wafatnya Mama Sempur.

Hingga saat ini setiap peringatan wafat Mama Sempur banyak para peziarah yang datang dari berbagai daerah, bahkan tidak sedikit pula dari luar provinsi. Warga sekitar mendapat barokah dari peringatan haul Mama Sempur karena lahan milik mereka disewa untuk lapak berjualan kepada para pedagang di sekitar makam.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar