Yamaha

Mengenal Desa Wisata Sajuta Batu di Purwakarta

  Jumat, 30 April 2021   Dede Nurhasanudin
Batu andesit Gunung Parang berada di Wisata Desa Sajuta Batu Desa Pasanggrahan Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta.
TEGALWARU, AYOPURWAKARTA.COM -- Beragam destinasi wisata tersedia di Kabupaten Purwakarta yang dapat dikunjungi untuk mengisi liburan Anda bersama keluarga. Satu di antaranya adalah wisata alam Desa Sajuta Batu berlokasi di Desa Panggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta.
 
Destinasi wisata ini menawarkan batu-batu andesit yang bentuk dan ukurannya cukup beragam, dari yang kecil hingga andesit sebesar Gunung Parang. "Desa wisata batu itu tidak terfokus dalam satu titik, melainkan semua wilayah Desa Panggrahan merupakan Wisata Desa Sajuta Batu, karena 30% permukaan tanah di wilayah ini bebatuan yang berbeda-beda," ujar kepala desa setempat, Yadi Supriyadi, Jumat (30/4/2021).
 
Desa Wisata Sajuta Batu ini menyajikan panormana hijau yang menakjubkan. Pegunungan menjulang tinggi menambah keindahan dari wisata tersebut. Wisatawan dapat membidik objek-objek menarik yang jarang dijumpai di tempat mana pun, terutama wilayah perkotaan.
 
Wajar jika Wisata Desa Sajuta Batu mampu menarik perhatian para wisatawan baik lokal maupun domestik terutama ke Gunung Parang. "Wisata Desa Sajuta Batu ini diciptakan oleh kami selaku pemerintah desa, ferata, sky lodge dan parambong merupakan bagian dari sub wisata ini," kata Yudi.
 
Hanya saja, kata dia dalam pengembangannya sedikit terkendala dalam hal akses jalan yang belum menunjang, padahal wisatawan baik lokal maupun domestik sering kali berdatangan. "Ini yang harus segera dilakukan pemerintah daerah--melakukan perbaikan jalan sebagai faktor pendukung pengembangan Wisata Sajuta Batu di desa kami," ujar Yudi.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purwakarta, Acep Yuli Mulya mengklaim semua destinasi wisata yang ada di Purwakarta dipromosikan agar lebih berkembang, termasuk Wisata Desa Sajut Batu.
 
Akan tetapi, karena kondisi pandemi terpaksa semua terhambat dan wisatawan datang ke Purwakarta juga menurun. "Kami dorong dengan harapan semua lebih berkembang," ujar dia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar