Tugu Peluru di Cihanjawar Purwakarta, Saksi Bisu Perjuangan Kemerdekaan

  Jumat, 07 Mei 2021   Dede Nurhasanudin
Tugu Peluru di Desa Cihanjawar, Bojong Purwakarta. (Ayopurwakarta/Dede Nurhasanudin)

BOJONG, AYOPURWAKARTA.COM -- Berbagai cara dilakukan masyarakat dalam menghormati para pahlawan yang ikut membantu memperjuangkan kemerdekaan.

Seperti halnya warga Desa Cihanjawar, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta misalnya. Mereka membangun sebuah prasasti mirip amunisi senjaga. Masyarakat sekitar menyebutnya tugu peluru.

Warga bangun tugu peluru bukan tanpa alasan, di sana pernah menjadi saksi bisu peristiwa pembantaian tujuh warga pribumi yang dianggap terlibat dalam perjuangan kemerdekaan.

Mereka diculik dan dieksekusi mati dengan cara ditembak oleh tentara Belanda tepat di tempat tugu peluru itu tegak berdiri.

Berdasarkan keterangan dari salah satu saksi sejarah yang masih hidup, Ki Dana mengatakan, peristiwa itu diperkirakan terjadi pada 1948.

Ke tujuh orang korban pembantaian itu merupakan tokoh masyarakat yang nama-namanya ditulis dalam tugu tersebut. Adalah Enos Sanosi, Jamhur, Jakaria, Oji, Adung, Oha, dan Arja.

"Peristiwa itu terjadi berawal dari laporan intelejen belanda bahwa nama-nama tersebut merupakan orang-orang yang ikut serta dalam memperjuangkan kemerdekan. Dari sana lah mereka kemudian diculik dan ditembak tepat di lokasi tugu," ujar dia, Jumat (7/5/2021).

Ia bercerita, dari tujuh orang yang dilaporkan oleh intelejen Belanda ternyata enam orang   salah sasaran. Orang yang tidak masuk dalam pencarian.

“Keenam orang yang dicari oleh Belanda kala itu selamat. Saat ini semua yang dicari-cari oleh belanda tersebut sudah meninggal,” kata Ki Dana.

Atas peristiwa itu, tugu peluru di bangun sebagai rasa hormat terhadap tujuh pahlawan yang telah berjuang untuk mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

“Tugu Peluru itu juga di bangun sebagai saksi bisu jika dulu pernah terjadi peristiwa yang harus dikenang hingga saat ini,” ujar dia.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar