Yamaha

Doa dan Amalan agar Dipertemukan dengan Ramadan Tahun Depan

  Rabu, 12 Mei 2021   Republika.co.id
ilustrasi berdoa.

JAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Memohon agar Allah SWT menjumpakan lagi di Ramadan tahun depan adalah doa yang harus diulang-ulang di akhir Ramadan. Ramadan 1442 H akan segera berakhir dan pergi berlalu meninggalkan kita semua.

"Kita entah ketemu lagi entah tidak, hanya Allah Yang Mahatahu," kata Pengasuh Ponpes Tahfizul Qur'an dan Ilmu Hadist Padang, Sumatra Barat, K.H. Zulkifli Ahmad Jundim, saat menyampaikan tausiyah.

Menurut K.H. Zulkifli, ada enam amalan sebelum Ramadan pergi berlalu. 

1. Sedekah
Bersedekah bisa kepada siapa saja setiap siang dan malam hari dalam keadaan susah maupun lapang. Minimal Rp 1.000 terutama dalam 10 malam terakhir ini sehingga apabila Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan kita menyedekahkan sebanyak Rp 1.000 selama 84 tahun atau Rp 1.000 x 365 hari x 84 tahun.

2. Salat Sunah
Kerjakanlah salat sunah minimal dua rakaat tiap malam sehingga jika Lailatul Qadar jatuh pada 10 malam terakhir maka sama dengan kita shalat dua rakaat selama 84 tahun atau dua rakaat x 365 hari x 84 tahun.

3. Menghafal, doa malam Lailatul Qodar
Hafalkanlah doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan oleh baginda Rasulullaah shalallaahu ‘alaihi wasallam ini:
ALLAAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN, TUHIBBUL ‘AFWA FA’ FU’ANNI

(Ya Allah, Engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).

4. Membangunkan keluarga
Jangan lupa membangunkan keluarga untuk salat malam. Karena Baginda Nabi Muhammad senantiasa membangunkan istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak semua orang dewasa.

"Semangati dan berilah motivasi pada diri mereka," katanya.

5. Jangan banyak makan
Jagalah perut agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah Isya dan tarawih sekadar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk mendirikan sholat malam.

6. Doa minta dijumpakan dengan Ramadan yang akan datang
Seluruh ibadah di bulan Ramadan ini bukanlah ajang untuk pasang status (misalnya : “Alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepada-Nya malam ini” dsb.) di Facebook atau media sosial lainnya. Biarlah itu jadi rahasia indah antara engkau dengan Allah.
#Bedoalah Minta Dijumpakan Lagi Ramadan Tahun Depan#

7. Sabar
Sabar adalah kunci untuk mendapatkannya sepuluh malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Di siang hari Anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau aktivitas lainnya.

Ini kata K.H. Zulkifli adalah saat untuk mengerahkan kesabaran semaksimal mungkin. Ingatlah Allah telah memberi kita kesempatan berharga (akan luasnya ampunan) yang mungkin saja tidak datang lagi.

"Semoga kita bisa mengamalkan dan mengencangkan amal saleh kita di malam2 10 terakhir Ramadan, Selamat ber-iktikaf," katanya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar