Yamaha

Keren, Jaelani Pemuda Asal Purwakarta Sukses Kembangkan Bisnis Miniatur

  Rabu, 26 Mei 2021   Dede Nurhasanudin
Jaelani sukses membuat miniatur yang mampu menghasilkan ekonomi. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA KOTA, AYOPURWAKARTA.COM -- Merebaknya wabah virus corona tidak menyurutkan Jaelani untuk membuat beragam miniatur sepeda motor, mobil, kereta api dan kapal air sangat detail mirip dengan yang aslinya.

Jaelani biasa membuat miniatur tersebut di rumahnya berlokasi di Kampung Simpang Rt47 Rw03 Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta.

Dalam proses menyelesaikan minatur membutuhkan waktu paling cepat satu hari hingga empat hari tergantung tingkat kesulitannya.

"Satu hari itu membuat miniatur sepeda motor,  mobil box satu hari, paling lama itu membuat kereta api karena ngepasin ban sama rel keretanya cukup sulit," kata dia, Rabu 26 Mei 2021.

Adapun bahan dasar yang digunakan Jaelani untuk membuat beragam miniatur itu adalah PVC ukuran 2 sampai 5 mili, cat, kabel dan bahan-bahan penunjang lain yang diperlukan.

Teknis pembuatan diawali dengan mengumpulkan bahan-bahan tersebut dan penunjang lainnya.

Jika sudah terkumpul,  Jaelani kemudian mulai menentukan ukuran miniatur yang akan dibuat sesuai keinginan pelanggan.

Jika sudah selesai, miniatur kemudian dikirim kepada pelanggan setelah sebelumnya melakukan pemesanan.

"Kebanyak pemesan dari luar kota seperti Jakarta, Karawang, Bekasi, kalau Purwakarta dapat dikatakan sedikit. Dalam satu minggu alhamdulilah ada saja yang pesan paling sedikit empat miniatur terjual. Pemasaran memanfaatkan media sosial," kata pria berusia 37 tahun itu.

Adapun harga miniatur, Jaelani mematok harga beragam, mulai Rp100.000 untuk sepeda motor, Rp200.000 harga mobil box, kereta api per gerbong Rp100.000 jika dengan lokomotifnya Rp150.000. "Tapi harga itu masih bisa kurang ko," kata dia. 

Selain itu, ia mengaku mulai terjun menekuni membuat miniatur sekitar 2011 dengan bahan dasar kardus.

Kemudian beralih menggunakan bahan dasar PVC dengan melihat contoh dalam video youtube.

Penjualanpun meningkat dibandingkan masih berbahan dasar kardus karena lebih menarik dan rapih.

"Membuat karya seni seperti ini memang hobi, hobi ini kemudian ditekuni agar menghasilkan uang. Lumayan dari hasil penjualan miniatur untuk tambah-tambah pendapatan disambil bekerja di luar," ujar Jaelani.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar