Yamaha

Sejarah Teori E=MC2 Albert Einstein dan Teori Kuantum Lainnya

  Rabu, 09 Juni 2021   Handy Dannu Wijaya
Sejarah Teori E=MC2 Albert Einstein dan Teori Kuantum Lainnya

AyoPurwakarta.com - Sejarah teori kuantum dan relativitas E=mc2 tidak terlepas dari peluncuran jurnal pada Tepat 9 Juni 1905 oleh Albert Einstein. Pada usianya yang masih terhitung muda, fisikawan jenius tersebut mempublikasikan penelitiannya kedalam 4 makalah yang memiliki dampak besar hingga mengubah kepercayaan dalam hukum fisika. Saking berpengaruh dan fenomenalnya penelitian tersebut sampai mempengaruhi definisi yang manusia ketahui mengenai cahaya, waktu dan materi. Albert Einstein masih berusia 26 tahun ketika mempublikasikan apa yang dia temukan.

Meski penemuanya yang paling terkenal adalah teori relativitas, Albert Einstein justru mendapatkan penghargaan nobel berkat penelitiannya yang lain. Penelitian itu adalah artikel yang membahas mengenai efek fotolistrik, diterbitkan di jurnal ilmiah bernama Annalen der Physik (Annals of Physics), pada 9 juni 1905. Dalam ilmu fisika, Efek fotolistrik mengacu kepada perubahan sifat-sifat konduksi listrik yang terdapat dalam material karena pengaruh dari gelombang elektromagnetik ataupun cahaya.

 

Einstein E=MC2

Efek fotolistrik ini digunakan pertama kali untuk mendubbing film-film yang hendak diputar. Teori ini diterapkan dengan memanfaatkan peralatan elektronika yang saat itu digunakan untuk membentuk sinyal optik di pinggir kepingan film. Ketika piringan itu diputar, sinyal optik tadi dibaca kembali melalui efek fotolistrik sehingga sinyal listrik yang diperkuat menggunakan amplifier tabung dapat menghasilkan suara.

Efek fotolistrik juga dipakai para produsen produk elektronik untuk menempatkan kamera ccd (Charge Coupled Device). Dengan kata lain, teori ini juga digunakan oleh manusia secara umum ketika memakai kamera ponsel atau oleh kasir supermarket ketika mereka memindai kode batang di kemasan makanan. Kegiatan diatas memanfaatkan efek fotolistrik internal untuk mengubah citra yang ada menjadi data elektronik sehingga dapat dibaca oleh computer.

Selain efek fotolistrik yang telah disebutkan diatas, Einstein juga menerbitkan 3 makalah luar biasa lainnya di tahun yang sama. Karena itulah tahun tersebut dikenal juga dengan nama Annus Mirabilis (tahun keajaiban) atau dikenal juga Wunderjahre dalam bahasa jerman. 

Pada makalah yang kedua, Einstein menjabarkan mengenai gerak brown, yaitu sebuah gerakan acak terus menerus tanpa berhenti yang dilakukan oleh partikel cair maupun gas. Einstein menjelaskan kalau gerakan ini terjadi karena adanya ketidaksamaan dari sisi partikel saling menghantam satu sama lain.

Physik Journal

Makalah ketiga dan keempat mungkin menjadi teori yang paling dikenal oleh masyarakat dunia karena dalam makalah inilah akhirnya Einstein membahas mengenai teori relativitas. Einstein memperkenalkan teori relativitasnya pada makalah ketiga dan semakin menjelaskannya dalam teori relativitas khusyu dalam makalah keempat. Pada makalah ini juga dinyatakan rumusannya yang paling terkenal yaitu E=MC2.

Dengan ditambah teori-teori seperti relativitas umum dan mekanika kuantum yang emiten terbitkan di tahun selanjutnya, teori-teori einstein ini kemudian dijadikan sebagai dasar bagi fisika modern. 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar