PLTA Cirata: Kini Juga Jalan Penghubung Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Purwakarta

- Kamis, 16 September 2021 | 14:50 WIB
DARANGDAN, AYOPURWAKARTA.COM --Bendungan PLTA Cirata saat ini menjadi akses jalan penghubung antar kabupaten, yakni Kabupaten Bandung Barat juga Purwakarta.  Di atas bendungan terdapat trotoar yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga terutama pada Minggu pagi. Tidak sedikit pula pengunjung datang ke sana untuk berfoto mengabadikan momen bersama keluarga dengan latar belakang pemandangan alam yang indah.  Seperti diketahui, Bendungan PLTA Cirata memiliki pemandangan alam yang asri, gunung menjulang tinggi dan air danau yang tenang membuat siapa saja akan merasa nyaman.  Maka tak heran jika mampu menyedot perhatian pengunjung meski tidak diperuntukan objek wisata, melainkan memenuhi pasokan listrik Jawa-Bali berlokasi di tiga wilayah, Yaitu Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur.  Berdasarkan keterangan tokoh masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Sulaeman mengatakan, PLTA Cirata mulai dibangun diperkirakan1980 dan diresmikan Presiden RI kedua Soeharto tujuh tahun kemudian.  "Saya tahu karena dulu pernah bertugas sebagai petugas keamanan (satpam).  Selama pengerjaan juga melibatkan masyarakat setempat," ujar dia, Kamis 16 September 2021.  Sebelum pengerjaan, sekitaran PLTA Cirata merupakan pegunungan dan perbukitan. Pemerintah merencanakan membangun bendungan kemudian membuat jalan yang saat ini menjadi jalur penghubung antar kabupaten, termasuk Bendungan Cirata.  "Sebelum ada bendungan jika masyarakat ingin menyeberang harus melewati jembatan terbuat dari kayu dan bambu. Sekarang sudah ada bendungan sekaligus jalan penghubung Purwakarta dan Kabupaten Bandung Barat," ucap dia.  Kakek akrab disapa Abah Janggot tidak mengetahui PLTA itu disebut Cirata. Namun dia berpendapat kemungkinan Cirata singkatan dari "Cai Rata" (air merata).  "Memang dari dulu air di danau itu airnya sangat rata, mungkin itu asal usulnya disebut Cirata," ujar dia mengira-ngira.   Ket foto : Bendungan PLTA Cirata juga menjadi akses jalan penghubung antar kabupaten. (Dede Nurhasanudin)
DARANGDAN, AYOPURWAKARTA.COM --Bendungan PLTA Cirata saat ini menjadi akses jalan penghubung antar kabupaten, yakni Kabupaten Bandung Barat juga Purwakarta. Di atas bendungan terdapat trotoar yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga terutama pada Minggu pagi. Tidak sedikit pula pengunjung datang ke sana untuk berfoto mengabadikan momen bersama keluarga dengan latar belakang pemandangan alam yang indah. Seperti diketahui, Bendungan PLTA Cirata memiliki pemandangan alam yang asri, gunung menjulang tinggi dan air danau yang tenang membuat siapa saja akan merasa nyaman. Maka tak heran jika mampu menyedot perhatian pengunjung meski tidak diperuntukan objek wisata, melainkan memenuhi pasokan listrik Jawa-Bali berlokasi di tiga wilayah, Yaitu Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur. Berdasarkan keterangan tokoh masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Sulaeman mengatakan, PLTA Cirata mulai dibangun diperkirakan1980 dan diresmikan Presiden RI kedua Soeharto tujuh tahun kemudian. "Saya tahu karena dulu pernah bertugas sebagai petugas keamanan (satpam). Selama pengerjaan juga melibatkan masyarakat setempat," ujar dia, Kamis 16 September 2021. Sebelum pengerjaan, sekitaran PLTA Cirata merupakan pegunungan dan perbukitan. Pemerintah merencanakan membangun bendungan kemudian membuat jalan yang saat ini menjadi jalur penghubung antar kabupaten, termasuk Bendungan Cirata. "Sebelum ada bendungan jika masyarakat ingin menyeberang harus melewati jembatan terbuat dari kayu dan bambu. Sekarang sudah ada bendungan sekaligus jalan penghubung Purwakarta dan Kabupaten Bandung Barat," ucap dia. Kakek akrab disapa Abah Janggot tidak mengetahui PLTA itu disebut Cirata. Namun dia berpendapat kemungkinan Cirata singkatan dari "Cai Rata" (air merata). "Memang dari dulu air di danau itu airnya sangat rata, mungkin itu asal usulnya disebut Cirata," ujar dia mengira-ngira. Ket foto : Bendungan PLTA Cirata juga menjadi akses jalan penghubung antar kabupaten. (Dede Nurhasanudin)

DARANGDAN, AYOPURWAKARTA.COM -- Tidak sekadar wadu, Bendungan PLTA Cirata saat ini menjadi akses jalan penghubung antar kabupaten, yakni Kabupaten Bandung Barat juga Purwakarta.

Di atas bendungan terdapat trotoar yang biasa dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga terutama pada Minggu pagi. Tidak sedikit pula pengunjung yang datang ke sana untuk berfoto, mengabadikan momen bersama keluarga dengan latar belakang pemandangan alam yang indah.

Bendungan PLTA Cirata memiliki pemandangan alam yang asri, gunung menjulang tinggi, dan air danau tenang yang membuat siapa saja akan merasa nyaman. Tak heran jika Cirata mampu menyedot perhatian pengunjung meski tadinya tidak diperuntukkan sebagai objek wisata, melainkan untuk memenuhi pasokan listrik Jawa-Bali yang berlokasi di tiga wilayah, yaitu Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, dan Cianjur.

Berdasarkan keterangan tokoh masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, Purwakarta, Sulaeman, PLTA Cirata mulai dibangun sekita tahun 1980 dan diresmikan Presiden kedua RI Soeharto tujuh tahun kemudian. "Saya tahu karena dulu pernah bertugas sebagai petugas keamanan (satpam). Pengerjaannya juga melibatkan masyarakat setempat," ujar dia, Kamis, 16 September 2021.

Sebelum jadi danau, sekitaran PLTA Cirata merupakan pegunungan dan perbukitan. Pemerintah merencanakan membangun bendungan kemudian membuat jalan yang saat ini menjadi jalur penghubung antar kabupaten, termasuk Bendungan Cirata.

"Sebelum ada bendungan, jika masyarakat ingin menyeberang harus melewati jembatan yang terbuat dari kayu dan bambu. Sekarang sudah ada bendungan yang sekaligus jalan penghubung Purwakarta dan Kabupaten Bandung Barat," ucap dia.

Kakek yang akrab disapa Abah Janggot tidak mengetahui PLTA itu disebut Cirata. Namun dia berpendapat kemungkinan Cirata singkatan dari "Cai Rata" (air merata). "Memang dari dulu air di danau itu airnya sangat rata, mungkin itu asal usulnya sehingga disebut Cirata," ujar dia mengira-ngira.


Ket foto : Bendungan PLTA Cirata juga menjadi akses jalan penghubung antar kabupaten.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

bank bjb syariah KCP Pangandaran Resmi Beroperasi

Senin, 16 Januari 2023 | 19:36 WIB

Terpopuler

X