Curah Hujan Tinggi, PJT II Jatiluhur Mulai Kosongkan Waduk Jatiluhur

- Senin, 8 November 2021 | 16:50 WIB
Saguling Waduk Jatiluhur. (Dede Nurhasanudin)
Saguling Waduk Jatiluhur. (Dede Nurhasanudin)



JATILUHUR, AYOPURWAKARTA.COM -- Bendungan Waduk Jatiluhur mulai dikosongkan pihak pengelola, yakni Perum Jasa Tirta (PJT) II sebagai antisipasi menghadapi fenomena La Lina dan musim hujan beberapa bulan ke depan.

Pengosongan debit air di Waduk Ir. H Djuanda tersebut sebagai pengendalian terjadi banjir di wilayah hilir sesuai instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

"Pengosongan ini dilakukan untuk menampung air selama musim hujan sehingga tidak terjadi banjir di wilayah hilir," ujar Dir Ops dan Pemeliharaan PJT II Jatiluhur, Anton Mardiyono, Senin 8 November 2021.

Baca Juga: DPRD Purwakarta Tanggapi Dugaan Ijazah Palsu Kades Sukajaya

Dia menyebut proses pengosongan air waduk sudah dilakukan sejak awal Agustus hingga awal November kemarin. Tinggi muka air menurun 10 meter dari sebelumnya 101 menjadi 91 Mdpl. "Saat ini Waduk Jatiluhur memiliki tampungan sebesar 1,13 miliar meter kibik," kata Anton.

Dengan adanya penurunan ini diharapkan mampu menampung debit air yang terus datang menyusul tingginya curah hujan sejak beberapa hari terakhir. "Tinggi muka air saat ini 91,32 Mdpl, menunjukkan debit air di Waduk Jatiluhur dalam kondisi aman," ujar Anton.

Pengosongan bendungan utama Waduk Jatiluhur tidak mengganggu pasokan air baku untuk air minum dan industri, serta listrik. Sebab telah menyediakan stok air baku hingga akhir tahun. "Tidak, pasokan air tetap aman," kata Anton.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

bank bjb syariah KCP Pangandaran Resmi Beroperasi

Senin, 16 Januari 2023 | 19:36 WIB

Terpopuler

X