Lukisan Tiga Dimensi di Gang Bougenvil

- Jumat, 27 Juli 2018 | 13:17 WIB
Anak-anak saat berlaga di atas lukisan perahu milik Agus di Gang Bougenvil, Perumahan Dian Anyar, Kabupaten Purwakarta. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)
Anak-anak saat berlaga di atas lukisan perahu milik Agus di Gang Bougenvil, Perumahan Dian Anyar, Kabupaten Purwakarta. (Arditya Pramono/ayopurwakarta)

PURWAKARTA, AYOPURWAKARTA.COM—Berbekal bakat seni yang dimiliki, Agus Wahyudin mampu menyulap Gang Bougenvil, Perumahan Dian Anyar, Desa Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta. Jalan-jalan di dalam gang itu disulap menjadi medium lukisan tiga dimensi.

Sejak Juli 2018, kawasan Gang Bougenvil itu diwarnai oleh hasil karya coret-coret Agus. Ada gambar karpet terbang, kolam, perahu, tangga, rubik, dan lainnya. Hasil lukisan Agus tampak nyata dengan efek tiga dimensi yang terkesan hidup.

Awalnya hanya iseng, sebagai sarana untuk menyalurkan hobi melukis. “Awalnya hanya coret-coret di depan rumah aja, ke sini-sini warga pada request minta digambarin,” kata Agus, Jumat (27/7/2018). Alhasil, warga pun gotong royong mengumpulkan sejumlah duit untuk membeli kebutuhan lukis Agus.

Apa yang dibuat Agus itu pada akhirnya membuat warga setempat, khususnya anak-anak, menjadi bahagia. "Alhamdulillah respon warga sangat baik. Malah jadi tempat selfie-selfie. Khususnya anak-anak, ya," jelasnya. 

Sampai saat ini, ada sembilan gambar tiga dimensi yang dilukis Agus. Rencananya, semua jalan gang di RT tempat Agus tinggal bakal dilukisnya.

Seorang anak, Putri (11), mengaku senang bermain sekaligus berfoto dengan teman-temannya di lukisan tiga dimensi itu. “Gambarnya kaya betulan. Jadi Putri suka foto di situ. Paling suka yang gambar perahu,” katanya.

Apa yang dilakukan Agus ini mendapat dukungan dari warga. Dewi Kania (44), misalnya, yang sangat mendukung aksi kreativitas Agus. “Jadi enggak usah khawatir anak-anak pada sepedaan di luar, soalnya pada main semua di deket rumah di lukisan Pak Agus,” kata dia.

Selain itu, Dewi juga senang lantaran lukisan Agus membuat jalan gang di rumahnya terlihat lebih indah dan bersih. “Ini juga bisa meningkatkan kreativitas anak muda di lingkungan kami,” katanya.

Editor: Asri Wuni Wulandari

Tags

Terkini

Sastra Sunda: CINTA NU KARI 10%

Selasa, 14 Desember 2021 | 12:35 WIB

Sastra Sunda: HAMPURA DEWEK, EUY!

Senin, 29 November 2021 | 17:12 WIB

Cerita Dibalik Wisata Gunung Parang di Purwakarta

Jumat, 24 September 2021 | 16:33 WIB

Sastra Sunda: MAPAG UDAT-UDAT BALEBAT

Rabu, 15 September 2021 | 11:50 WIB

Penyebab Terjadinya Kram Otot Rangka

Minggu, 12 September 2021 | 17:39 WIB

Pesona Gunung Salak Yang Penuh Kisah Mistis

Kamis, 24 Juni 2021 | 14:13 WIB

Terpopuler

X